REQNews.com

Miris! Bocah 7 Tahun Tewas Dianiaya Orang Tua dan 5 Karyawan

News

Selasa, 05 Desember 2023 - 14:03

Ilustrasi mayat dalam kasus penyelidikan polisi (Foto:Istimewa)Ilustrasi mayat dalam kasus penyelidikan polisi (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews  -  YS, bocah berusia 7 tahun di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat tewas dianiaya oleh orang tua dan karyawan orang tuanya.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Fariz Kautsar, mengatakan ibu angkat korban ditetapkan sebagai tersangka utama.

"Ibu angkatnya yang menjadi pelaku utama karena paling dominan," ujarnya, Senin 4 Desember 2023.

Polisi dalam kasus ini, telah menetapkan tujuh orang tersangka yakni ibu angkat korban SST dan ayah angkat YS, YLT. Kemudian lima karyawan toko yang bekerja di rumah SST dan YLT; MLS, DS, AMP, DS, dan AA.

Bocah itu meninggal dunia secara tak wajar di rumah orang tua angkatnya, pada Kamis 23 November 2023 malam.

Tak hanya orang tua, YS juga mendapat kekerasan dari lima karyawan toko yang bekerja di rumah orang tua angkatnya.

Kekerasan yang dialami bocah YS sudah terjadi sejak tahun 2021 dari orang-orang terdekatnya.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Fariz Kautsar, menjelaskan, pada Kamis 23 November 2023, SST sempat mengajari korban berenang.

Namun, karena kesal, SST lantas menganiaya YS dengan cara mencelupkan korban ke air berulang kali. Akibatnya, korban mengalami sesak napas.

"Karena kesal, korban dicelup-celupkan ke dalam air, kemudian anak ini sesak napas hingga muntah air disertai darah."

YS sempat dibawa ke puskesmas, di perjalanan bocah itu meninggal dunia.

Fariz mengungkapkan, kekerasan yang diterima korban ini terjadi berulang-ulang sejak ia diadopsi SST dan YLT.

Penetapan tersangka terhadap YLT selaku ayah angkat  korban karena membiarkan penganiayaan itu terjadi.

Sementara, lima tersangka lainnya turut melakukan kekerasan kepada korban karena sering melihat bocah itu dianiaya ibu angkatnya.

"Sedangkan karyawan toko ini, ikut-ikutan melakukan kekerasan fisik karena terbiasa melihat anak ini dipukul ibu angkatnya," beber dia.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.