Anggota DPR Lasmi Indaryani Diperiksa KPK Terkait Kasus TPPU yang Menjerat Kedy Afandi
JAKARTA, REQNews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anggota DPR Lasmi Indaryani, Selasa 2 April 2024.
Politikus Partai Demokrat itu masuk daftar pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Kedy Afandi.
Selain Lasmi Indaryani, tim penyidik juga menjadwalkan memeriksa 17 saksi lainnya terkait kasus TPPU Kedy Afandi.
Belasan saksi itu diperiksa di kantor Kejaksaan Negeri Purwokerto. Mereka, yakni ibu rumah tangga bernama Marwi, anggota DPRD Banjarnegara, Amalia Desiana, tim APU PTT Bank Jateng Indri Novia, staf umum di Bumi Redjo Group Afton Saefudin, dan DIrektur Utama PT Buton Tirto Baskoro I Putu Dody.
Kemudian, Budhi Gunawan (swasta), Susi Widiyanti (kasir PT Bumi Redjo), Indra Rafli Bagus Maulana (pengawas Bumi Redjo Group), Nursidi Budiono (swasta)l, Budi Riyanto (pensiunan BUMN), Ryan Christian Febrianto (swasta) Fransisco Yope Imanuel (swasta), Arief Sedyadi (PNS), Sutoko (swasta) Poliwati (direktur PT Jawara Kreasi Cemerlang), dan Titik Dikna Hapsari (swasta).
Kedy Afandi adalah orang kepercayaan mantan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono dan Budhi Sharwono ialah ayah Lasmi.
"Hari ini di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi Lasmi Indaryani," ujar Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa 2 April 2024.
Kedy Afandi merupakan ketua tim sukses Budhi Sarwono yang meninggal dunia pada 20 Februari 2024 lalu.
Kedy menjadi tersangka TPPU bersama-sama dengan Budhi Sarwono.
Lasmi berulang kali diperiksa tim penyidik terkait kasus TPPU dan gratifikasi yang menjerat Budhi Sarwono.
Sebelumnya, Lasmi Indaryani dicecar tim penyidik KPK soal proses penganggaran untuk pengadaan beberapa proyek di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara.
Pada 14 Juni 2022 lalu misalnya, Lasmi dicecar tim penyidik mengenai keterlibatannya dalam proyek pengadaan di Banjarnegara serta gratifikasi yang diterima Budhi Sarwono.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.