REQNews.com

Pendeta Gilbert Dilaporkan Kembali ke Polda Metro Jaya, Ini Pelapornya

News

Minggu, 21 April 2024 - 12:02

Pendeta Gilbert LumoindongPendeta Gilbert Lumoindong

JAKARTA, REQNews - Pendeta Gilbert Lumoindong kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait adanya dugaan penistaan agama. 

Pihak yang melaporkan Pendeta Gilbert ke Polda Metro Jaya dilakukan oleh Organisasi Kongres Pemuda Indonesia (KPI) DKI Jakarta. 

Alasannya karena situasi berada di media sosial semakin tidak kondusif.

"Memperhatikan situasi media sosial yang mulai tidak kondusif akibat candaan GL tersebut dan melukai perasaan umat Islam, untuk itu KPI DKI Jakarta mengambil sikap membuat Laporan Polisi terhadap GL," ujar Presiden KPI Pitra Romadoni Nasution dari keterangan tertulisnya, Sabtu 20 April 2024.

KPI selaku pelapor lewat Ketua KPI DKI Jakarta Sapto Wibowo Sutanto sudah membuat Laporan Polisi dengan Nomor: LP/B/2110/IV/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA Tanggal 19 Januari 2024.

Sesuai Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) membuat Pitra sebagai kuasa hukum pelapor menjelaskan pihaknya melaporkan Gilbert ke Polda Metro Jaya.

"KPI Berharap agar masyarakat tetap tenang terkait video ceramah GL tersebut karena sudah diserahkan dan dipercayakan penanganan kasusnya kepada Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polda Metro Jaya untuk ditindak lanjuti," paparnya.

Selain faktor media sosial yang tidak kondusif akibat dugaan melukai umat Islam dari khotbahnya pada beberapa waktu lalu menyinggung soal salat dan zakat, pihak KPI memiliki maksud dalam laporannya agar tensi yang terjadi di masyarakat tidak semakin tinggi.

"Pelaporan tersebut juga bertujuan untuk mengurangi tensi dan keresahan masyarakat sehingga permasalahan tersebut telah dipercayakan dan diserahkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses hukum," jelasnya.

Pitra menegaskan Pendeta Gilbert khotbahnya diduga mengandung unsur candaan soal zakat dan salat dalam ajaran Agama Islam.

Kemudian, para jemaah sang pendeta itu juga dibuat tertawa akibat dari candaan yang dilontarkan dirinya terkait zakat dalam ajaran Agama Islam dibandingkan dengan ajaran Kristen. Sekaligus memperagakan cara salat yang dilakukan umat Muslim. Hal tersebut diketahui melalui potongan video yang telah disiarkan secara langsung melalui salah satu akun resmi media sosial dari pihaknya.

KPI yang memiliki mayoritas dari Agama Islam merasa geram dan tersinggung dari ucapan candaan yang terlontarkan dari pendeta itu. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.