REQNews.com

Bobby Nasution Nonaktifkan Lima Pejabat Pemprov Sumut, Ini Daftarnya

News

Sabtu, 19 April 2025 - 16:03

Bobby Nasution (Foto: Istimewa)Bobby Nasution (Foto: Istimewa)

MEDAN, REQNews - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menonaktifkan lima pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).

Pencopotan jabatan ini dilakukan Bobby beberapa hari terakhir ini. Teranyar yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Mulyadi Simatupang yang dicopot dari jabatannya.

Adapun lima Pejabat Pemprov Sumut yang dicopot yakni Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, Kepala BPSDM Abdul Haris Lubis, Karo Kesra Setda Juliadi Harahap, Karo Otda Setda Harianto Butar-butar, dan Kadisperindag ESDM Mulyadi Simatupang.

Bobby sebelumnya menyampaikan langkah tersebut diambil berdasarkan rekomendasi Inspektorat dan bukan keputusan pribadi.

“Saya hanya mengikuti rekomendasi dari Inspektorat. Kalau memang perlu dinonaktifkan untuk mempermudah pemeriksaan, ya kita ikuti,” ujar Bobby, Sabtu 19 April 2025.

Bobby enggan menjelaskan secara rinci pelanggaran yang diduga dilakukan para pejabat tersebut. Namun dia menegaskan penonaktifan dilakukan untuk memudahkan proses pemeriksaan.

“Kasus mereka berbeda-beda dan tidak saling terkait,” katanya.

Sementara Kepala Inspektorat Sumut Sulaiman Harahap menjelaskan, Ilyas Sitorus dinonaktifkan karena diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan software perpustakaan digital di Kabupaten Batu Bara senilai Rp1,8 miliar.

“Ilyas saat ini sedang ditahan,” kata Sulaiman.

Sementara Abdul Haris diperiksa terkait laporan penyimpangan ketika masih menjabat Kepala Dinas Pendidikan Sumut. Laporan tersebut berasal dari pengaduan masyarakat dan saat ini sedang ditelusuri lebih lanjut.

Untuk dua nama lainnya, Juliadi Harahap dan Harianto Butar-butar, Inspektorat masih mengumpulkan informasi.

“Keduanya masih dalam tahap pemeriksaan awal,” ucapnya.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.