REQNews.com

Nyaris Adu Jotos, Wabup Tulang Bawang Lampung Ribut dengan Pedagang

News

Tuesday, 22 April 2025 - 19:00

Wakil Bupati Tulang Bawang, Lampung, Hankam Hasan, terlibat cekcok dengan sejumlah pedagang  (Foto:Istimewa)Wakil Bupati Tulang Bawang, Lampung, Hankam Hasan, terlibat cekcok dengan sejumlah pedagang (Foto:Istimewa)

LAMPUNG, REQNews - Wakil Bupati Tulang Bawang, Lampung, Hankam Hasan, terlibat cekcok dengan sejumlah pedagang saat melakukan penertiban pedagang di Pasar Modern Unit 2, Senin 21 April 2025.

Insiden itu menjadi viral usai sebuah video yang merekam ketegangan tersebut beredar luas di media sosial.

Dalam video itu, terlihat Hankam Hasan memerintahkan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di luar area pasar resmi dan dinilai menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Penertiban yang dilakukan langsung oleh orang nomor dua di kabupaten itu memicu reaksi keras dari para pedagang.

Awalnya Hankam menegur lapak pedagang ikan yang menggunakan mobil dan memintanya untuk pindah.

"Geser ini geser, tolong geser, saya nggak mau tahu urusan, pokoknya ini geser. Ini punya pemerintah, kamu orang enggak punya ngebangun di sini, pemerintah yang ngebangun di sini," ucap Hankam.

Sesaat kemudian, datang seorang pria yang diduga sebagai pemilik lapak tersebut. Dia tampak berbicara dengan pria tersebut dengan nada yang tinggi.

"Saya siap dilawan dan saya siap melawan," teriak Hankam di depan para pedagang.

Pria diduga pedagang juga turut marah sehingga melakukan perlawanan.

Situasi makin memanas saat petugas Pemkab mencoba menenangkan pedagang yang bersikeras bertahan.

Bahkan, seorang pedagang nyaris memukul Hankam karena tersulut emosinya. Beberapa pedagang lain ikut terbawa suasana dan melontarkan makian ke arah Wakil Bupati Tulang Bawang.

Tak lama sejumlah orang dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang langsung mencoba mengamankan pedagang tersebut.

Namun aksi itu disambut perlawanan sehingga keributan tak bisa terhindar. Oleh beberapa orang bawahannya, wakil bupati itu pun langsung diamankan untuk melerai keributan.

Menurut salah seorang pedagang bernama Misran, keributan terjadi karena beberapa pedagang enggan ditertibkan.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.