REQNews.com

Efisiensi, Telkom Bakal Tutup Anak dan Cucu Perusahaan yang Tak Beri Kontribusi Signifikan

News

Thursday, 03 July 2025 - 19:00

PT. Telkom Indonesia (Foto:Istimewa)PT. Telkom Indonesia (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) bersiap untuk menutup anak perusahaan dan turunannya yang dinilai tidak memberikan kontribusi signifikan dalam lima tahun terakhir.

Saat ini perseroan tengah melakukan pemantauan dan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh entitas bisnis di bawah naungan Telkom Group.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan evaluasi untuk melakukan penutupan tersebut.

“[Anak dan cucu perusahaan] yang tidak memberikan value kepada kami, tentu akan mulai di-swept,” ujar Dian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI, Rabu 2 Juli 2025.

karena itu, pihaknya akan melihat kontribusi nyata anak dan cucu perusahaan terhadap kinerja induk perusahaan, khususnya di tengah tekanan yang sedang dihadapi industri telekomunikasi.

Langkah efisiensi ini sejalan dengan arahan dari Danantara, induk holding BUMN yang mendorong Telkom untuk menjadi perusahaan yang lebih ramping, gesit, dan kompetitif menghadapi dinamika pasar yang semakin agresif.

Selain menutup, lanjut Dian, perusahaan juga membuka opsi untuk menggabung anak dan cucu perusahaan Telkom, dengan anak perusahaan BUMN lain. Dengan hadirnya Danantara, proses tersebut dapat terjadi.  

Ia mencontohkan, anak perusahaan properti di satu perusahaan BUMN, sekarang bisa digabung dengan anak perusahaan properti lain. Hal tersebut juga berlaku untuk anak dan cucu usaha Telkom.

“Untuk streamlining (perampingan), sekarang Pak Seno (Direktur Strategic Portfolio Telkom) yang akan melakukan reviewnya. Memang ke depannya agar Telkom ini bisa menjadi lebih ramping dan juga lebih lincah, dan lebih menguntungkan,” tutur Dian.

Sebagai informasi, sepanjang 2024, Telkom mencatatkan pendapatan sebesar Rp149,9 triliun atau tumbuh 0,50% dari  dengan realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp149,2 triliun. 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.