Rusia Kecam Campur Tangan Barat dalam Aksi Unjuk Rasa di Iran
MOSKOW, REQNews - Rusia menyatakan sikap tegas menolak keterlibatan pihak asing dalam demonstrasi yang tengah berlangsung di Iran. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia, Sergei Shoigu, saat berbincang melalui sambungan telepon dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, pada Senin 12 Januari 2026.
Dalam percakapan itu, Shoigu menilai negara-negara Barat berupaya mencampuri urusan domestik Iran dengan memanfaatkan situasi yang berkembang. Rusia, kata dia, mengutuk segala bentuk intervensi eksternal yang dinilai berpotensi memperkeruh kondisi keamanan di negara tersebut.
“Rusia dengan tegas mengecam upaya kekuatan eksternal untuk ikut campur dalam urusan dalam negeri Iran,” demikian pernyataan resmi layanan pers Dewan Keamanan Nasional Rusia yang dirilis Selasa 13 Januari 2026.
Selain menyampaikan sikap politik, Shoigu juga mengungkapkan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam rangkaian demonstrasi di Iran. Ia menyatakan simpati kepada pemerintah dan rakyat Iran atas situasi yang terjadi.
Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan Rusia itu menegaskan komitmen Moskow untuk terus memperluas kerja sama bilateral dengan Teheran. Kerja sama tersebut mengacu pada Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif yang ditandatangani kedua negara pada 17 Januari 2025. Dalam kesempatan itu, kedua pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi intensif guna menyelaraskan sikap terkait isu-isu keamanan yang menjadi kepentingan bersama.
Perjanjian strategis tersebut mencerminkan semakin eratnya hubungan Rusia dan Iran, khususnya di bidang pertahanan dan ekonomi. Namun, pendalaman kerja sama itu juga terus menjadi sorotan negara-negara Barat yang kerap mengkritik arah kebijakan dan kemitraan strategis Moskow dan Teheran.
Redaktur : Desi
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
