REQNews.com

Anak Bunuh dan Mutilasi Ibu, Diduga Dipicu Kecanduan Judi Online

News

Kamis, 09 April 2026 - 09:00

Ilustrasi Penemuan MayatIlustrasi Penemuan Mayat

LAHAT, REQNews - Peristiwa pembunuhan sadis disertai mutilasi menggemparkan warga Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Pelaku yang ternyata merupakan anak kandung korban berhasil ditangkap aparat kepolisian dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kasus ini terungkap.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat usai menerima laporan warga terkait penemuan jasad korban yang dikubur di area kebun miliknya. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi terpotong-potong dan dimasukkan ke dalam tiga karung plastik.

Kasus ini pertama kali terungkap dari kecurigaan warga terhadap aktivitas penggalian tanah di lokasi kebun korban. Penggalian tersebut diketahui dilakukan atas permintaan pelaku berinisial AF, yang juga sempat menjadi sorotan karena korban tidak terlihat selama sekitar sepekan.

Warga bersama perangkat desa kemudian memutuskan untuk menggali ulang lokasi tersebut. Hasilnya mengejutkan, tiga karung berisi potongan tubuh manusia ditemukan dan diduga kuat merupakan jasad korban.

Setelah kejadian itu terungkap, pelaku sempat melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas. Namun pelariannya tidak berlangsung lama. Polisi berhasil meringkus AF dan mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut.

Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa ibunya sendiri karena terjerat kecanduan judi online jenis slot. Kebiasaan yang awalnya dianggap sebagai hiburan berubah menjadi tekanan akibat kekalahan beruntun dan masalah ekonomi.

Dalam kondisi terdesak, pelaku kehilangan kendali hingga melakukan tindakan ekstrem terhadap orang terdekatnya. Motif ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan dampak sosial dari maraknya praktik judi online.

Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Lahat, Aiptu Lispono, memastikan pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman,” ujar Lispono, Rabu 8 April 2026.

Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Lahat untuk keperluan autopsi. Penyidik juga masih terus mendalami kemungkinan adanya faktor lain dalam kasus tersebut serta melengkapi berkas perkara.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang. Kasus ini menjadi peringatan akan bahaya kecanduan judi online yang dapat berujung pada tindak kriminal serius.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.