Profil Adrian Gunadi, CEO Investree Viral Kabur ke Luar Negeri dan Sedang Diburu OJK
JAKARTA, REQnews - Sosok CEO Investree, Adrian Asharyanto Gunadi tengah jadi sorotan publik. Ini lantaran dirinya dikabarkan kabur ke luar negeri usai perusahaannya bangkrut.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun saat ini tengah memburu Adrian Gunadi yang diduga telah sengaja lepas tanggung jawab.
OJK juga telah mencabut izin Investree, perusahaan pinjaman online yang dipimpin Adrian.
"Karena melanggar ekuitas minimum dan ketentuan lainnya sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), serta kinerja yang memburuk yang mengganggu operasional dan pelayanan kepada masyarakat.," demikian pernyataan OJK, dikutip dari Twitter @ojkindonesia, Rabu, 23 Oktober 2024.
Lantas seperti apa profil Adrian Gunadi? Adrian diketahui sudah cukup malang melintang dalam dunia keuangan.
Sejak 1998 hingga 2002, Adrian bekerja sebagai Cash & Trade Product Manager di perusahaan bernama Citi. Kemudian ia memulai pekerjaan di Dubai, tepatnya Standart Chartered Bank sebagai Product Structuring.
Pada 2007-2009, Adrian kembali ke Indonesia dan bekerja sebagai Head of Shariah Banking di PermataBank. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Managing Director di PT Bank Muamalat Indonesia periode 2009-2015.
Pada Oktober 2015, Adrian menjadi Co-Founder Investree dan sekarang menjabat sebagai CEO.
Adrian diketahui pernah menempuh studi di Universitas Indonesia dan lulus pada 1999. Kemudian, ia meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Rotterdam School of Management Erasmus University.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.