REQNews.com

Uang Bisnis Skincare Selebgram Alfyera Alvionita Ditilep Karyawannya Sendiri Rp 1,3 Miliar, Begini Kronologinya!

The Other Side

Tuesday, 07 November 2023 - 02:00

Selebgram Alfyera Alvionita dan karyawannya Fuja Fauzia.Selebgram Alfyera Alvionita dan karyawannya Fuja Fauzia.

JAKARTA, REQnews - Sedang viral di media sosial, terungkapnya aksi penggelapan uang yang dilakukan seorang karyawan toko skincare di Serang, Banten.

Karyawan tersebut "menilep" uang hingga Rp 1,3 miliar dari bisnis skincare yang diketahui milik selebgram Alfyera Alvionita.

Selebgram dengan 150 ribu followers di Instagram itu pun membeberkan kronologi kasus penggelapan dana yang dilakukan salah seorang karyawannya.

Melalui postingannya di akun @alfyeraalvionita15, ia mengungkap jika pelaku bernama Fuja Fauziah. Pelaku hobi berfoya-foya dengan uang hasil penggelapan tersebut.

"Kehedonan dia yang dipamerkan menjadi pertanyaan semua orang terdekat saya, ko bisa dia seperti itu," tulis Alfyera, dikutip Senin, 6 November 2023.

Alfyera bercerita jika Fuja kerap berlibur ke Bali.

"Dua bulan sekali ke bali," sambungnya.

Tak hanya itu, Fuja yang berstatus sebagai manajer toko itu diketahui membeli mobil secara tunai atau cash.

"Belanja barang branded dengan mudah, nginap di hotel bintang 5 jakarta," ujar Alfyera.

Alfyera pun menyesal telah mempercayakan pengelolaan tokonya pada orang yang salah.

Sementara itu, terbongkarnya modus penggelapan dana oleh Fuja Fauziah bermula saat Alfyera melakukan investigasi dengan menyewa fake buyer.

Dari sanalah perbuatan curang karyawannya terungkap. Dalam video yang diungkap sang owner, Fuja selalu memasukkan uang pembelian konsumen ke dalam tas pribadinya.

Setelah kejadian tersebut, bukti penggelapan dana oleh pelaku terkumpul, Alfyera dan keluarga kemudian mendatangi rumah Fuja. Kini kasus tersebut pun sudah dilaporkan ke kepolisian dan sedang didalami.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.