REQNews.com

Sadis! Menantu Tusuk Ibu Mertua hingga Tewas di Bogor, Motifnya Bikin Ngelus Dada

The Other Side

Rabu, 14 Februari 2024 - 21:00

Olah TKP (foto: Ilustrasi)Olah TKP (foto: Ilustrasi)

JAKARTA, REQnews - Kasus pembunuhan sadis menggegerkan warga Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seorang wanita tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya usai ditikam oleh menantu lelakinya sendiri. Korban berinisial EA (53 tahun) dibunuh oleh menantunya berinisial IEH (33 tahun) pada Selasa, 13 Februari 2024 sekitar pukul 13.00 WIB.

Aksi biadab pelaku tersebut dipicu lantaran ia menduga sang mertua menyembunyikan istrinya yang kabur dari rumah. Sebelum aksi pembunuhan terjadi, pelaku dan korban sempat adu mulut soal motor yang dibawa istri pelaku.

"Awalnya (pelaku) mencari istrinya, sampai ada masalah motor untuk dikembalikan," ungkap Kapolsek Gunung Putri Kompol Didin, dikutip dari Instagram @jalur_cepat_berharap_hebat, Rabu, 14 Februari 2024.

"Jadi si pelaku ini suami istri, dia punya motor dibawa istrinya. Terus dia pulanglah ke mertuanya nanyain istrinya mana, kata mertuanya gak tau, kalau gitu motornya aja kembalikan," lanjutnya.

Pelaku yang emosi akhirnya gelap mata hingga nekat menusuk ibu mertuanya menggunakan pisau dapur. Korban ditusuk di bagian dada, perut dan paha secara bertubi-tubi hingga tewas.

"Si pelaku ini mungkin curiga mertuanya sekongkol dengan istrinya, makanya ditusuk menggunakan pisau," jelas Didin.

"Pisaunya juga udah disiapin pelaku, beli dulu dipasar wanaherang," tambahnya.

Aksi pelaku sempat dipergoki cucu korban. Namun pelaku akhirnya berhasil diamankan warga lantaran warga curiga melihat IEH berlari dengan tangan berlumuran darah.

Kepada warga, pelaku mengaku telah membunuh ibu mertuanya. Warga pn langsung melapor ke Polsek gunung Putri. Kini, pelaku pun telah diamankan polisi. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.