Viral Oknum HRD Lakukan Pelecehan Verbal ke Calon Karyawan di LinkedIn, Korban Diminta Kirim Foto Syur
JAKARTA, REQnews - Jagat maya dihebohkan dengan viralnya kasus oknum HRD diduga melakukan pelecehan verbal kepada salah seorang calon karyawan.
Kasus ini mencuat usai beredarnya unggahan sejumlah bukti percakapan antara oknum HRD berinisial R dengan korban yang hendak mengikuti seleksi di sebuah perusahaan.
Dalam bukti percakapan WhatsApp yang diunggah akun LinkedIn Dessy Fitria, oknum HRD berinisial R tampak mengirimkan kata-kata yang tak sopan bahkan sudah menjurus pelecehan seksual.
"Bu jadi mau coba ikut seleksinya kah? Ibu kan juga cantik tadi saya lihat. Kalau ukuran d**a ibu berapa ya? Karena yang sebelumnya, kecil-kecil sih bu," ujar R kepada koban, dikutip Selasa, 23 April 2024.
Melihat dari perkataan R, ia diduga tengah mencari sekretaris untuk bosnya dengan kriteria yang menonjolkan fisik.
"Karena sulit juga cari yang sama bu, cuma kriteria s**y ini yang agak sulit carinya bu. Sebelumnya ada beberapa saya ajukan, bapak itu nggak cocok, saya yang kena marah. Sekretaris yang lama kan s**y bu, kalau bisa sama atau lebih," katanya lagi.
Sementara itu, korban sudah menolak secara halus. Namun pelaku R masih terus berusaha membujuk korban.
Bahkan, R malah semakin berani menanyakan hal sensitif hingga meminta foto korban hanya memakai pakaian dalam.
"Maaf tanya agak sensitif ya, itu d**a bu gede asli? Info aja sekretaris yang lama gede bu," kata R.
"Kalau saya lihat foto ibu pake b*a saja boleh nggak? Kandidat yang satu lagi juga saya minta, biar bisa nilai dan bandingkan," tambahnya.
Aksi mesum R ini pun viral bahkan ramai diperbincangkan di platform X. Mengetahui dirinya disorot netizen, R kemudian membuat klarifikasi. Dia berdalih bahwa akun LinkedIn dan WhatsApp miliknya telah diretas.
"Klarifikasi Akun Li dan WA Kena Hack. Sebelumnya akun Li saya yg satu lagi sudah lama tidak saya gunakan karna di hack oleh orang yg tidak bertanggung jawab. Setelah Akun Li saya di hack dan WA saya pun di ambil alih oleh orang yg tidak bertanggung jawab," tulisnya dalam akun LindkedIn pribadinya.
"Jadi jika ada menerima DM dari Akun Li saya yg satu lagi itu bukan saya. Dan untuk WA saya udh saya bisa ambil alih kembali. Karna Akun Li saya yg saya gunakan hanya yg ini saja. Mungkin Ada oknum yg ingin menjatuhkan nama saya di Linkedin. Demikian yg bisa saya sampaikan. Terima kasih," sambungnya.
Namun banyak netizen menilai jika R telah berbohong.
"Numpang ketawa boleh ya, kwkkk... Hehehe, kalo anak SD bisalah percaya dengan klarifikasi modusmu kayak gini bro mesum," komentar @Dan***.
"Kalo saya sih maaf ya engga percaya itu hanya alasan saja karena kepalang sudah viral dan ketahuan, kalo engga bisa memberikan bukti ya bisa tag perusahannya biar tau kaya gini kan membuat kita juga trust issue sama perusahaannya, entah benar direkturnya mensyaratkan seperti itu atau hanya modusnya saja," tulis @Sul***.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.