REQNews.com

Lagi-lagi! Viral SLB Dapat Bantuan Alat Belajar Tunanetra dari Korea Tapi Diminta Bayar Ratusan Juta oleh Bea Cukai Soetta

The Other Side

Friday, 26 April 2024 - 00:00

Ilustrasi pegawai Bea CukaiIlustrasi pegawai Bea Cukai

JAKARTA, REQnews - Bea Cukai RI terus jadi sorotan beberapa waktu belakangan karena banyaknya netizen yang curhat diminta membayar biaya fantastis.

Terkini, ada lagi seorang pengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Pembina Tingkat Nasional mengeluh lantaran mengalami kasus serupa terkait Bea Cukai.

Melalui akun X @ijalzaid, pria bernama Rizal itu mengaku SLB-nya mendapatkan bantuan alat belajar untuk tunanetra dari perusahaan Korea Selatan. Namun, saat hendak diambil, pihaknya diminta membayar biaya fantastis oleh Bea Cukai Soekarno-Hatta.

Tak tanggung-tanggung, biaya yang dikenakan Bea Cukai mencapai ratusan juta. Hingga saat ini, pihak SLB pun masih belum menerima barang tersebut lantaran diduga tak sanggup membayar biaya.

"SLB saya juga dapet bantuan alat belajar untuk tunanetra dari perusahaan korea. Eh pas mau diambil di beacukai soeta suruh byar ratusan juta. Mana denda gudang per hari. Dari taun 2022 jadi gabisa keambil. Ngendep di sana buat apa gak manfaat juga," ungkapnya, dikutip Kamis, 25 April 2024.

Cuitan yang berada di kolom reply unggahan akun X komika @kikysaputrii itu pun menjadi viral. Bahkan, cuitannya itu langsung direspons oleh Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo.

"Boleh dilanjutkan DM ke saya ya informasi detailnya. Ada kemungkinan ini lartas dan butuh izin teknis dari instansi terkait. Tapi kita pastikan lagi," tulis Yustinus lewat akun X @prastow.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.