Viral Detik-detik Keponakan Buang Jasad Paman di Pamulang, Korban Dihabisi di Depan Warung dan Dibungkus Karung Beras
JAKARTA, REQnews - Peristiwa pembunuhan sadis di Pamulang mendadak viral di jagat maya. Dalam video rekaman CCTV yang beredar di media sosial, terlihat detik-detik seorang keponakan membuang jasad pamannya sendiri.
Korban dihabisi nyawanya oleh sang keponakan sendiri. Lalu, jasadnya dibuang untuk menghilangkan jejak.
Rekaman CCTV momen keponakan buang jasad paman itu viral usai diunggah akun Instagram @wargajakarta.id.
Menurut informasi dari akun tersebut, peristiwa mengerikan itu terjadi di Jalan Lempar Cakram, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan. Pembunuhan dilakukan pelaku pada Sabtu malam, 12 Mei 2024.
Pelaku berinisial F (23 tahun) diketahui sempat kesulitan saat berupaya mengangkat dan membuang jasad pamannya yang ia bunuh.
"Dalam rekaman cctv, terlihat pelaku F (23) tengah berusaha untuk menaikan jasad pamannya yang baru saja dibunuh didepan warungnya," tulis akun @wargajakarta.id, dikutip Selasa, 14 Mei 2024.
Terlihat dalam video, pelaku kesusahan saat mengangkat jasad pamannya yang dibungkus karung beras. Hingga akhirnya, pelaku meminta bantuan seorang pedagang soto yang ikut mengetahui pembunuhan tersebut.
"Kesulitan saat menaikan jasad yang terbungkus karung beras, pelaku kemudian meminta bantuan kepada rekannya berinisial N yang merupakan pedagang soto," jelas akun tersebut.
Hingga akhirnya keduanya berhasil mengangkat jasad korban ke atas motor. Kemudian, para pelaku menuju ke perumahan Makadam, Jalan Haji Soleh, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan untuk membuang jasad.
Usai kejadian itu, pelaku masih sempat membuka warung kelontong milik korban inisial AH (32 tahun), seolah tak terjadi peristiwa apapun.
Kini, kedua pelaku sudah ditangkap kepolisian. Berdasarkan pemeriksaan diketahui, motif FA membunuh pamannya sendiri karena sakit hati kerap dimarahi oleh korban. Sementara si pedagang soto berinisial N mengaku sakit hati karena tidak diizinkan mengutang rokok oleh korban.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.