REQNews.com

Rumah Produksi Dee Company Disomasi, Didesak Tarik Film 'Vina: Sebelum 7 Hari' Gegara Dinilai Bikin Gaduh

The Other Side

Tuesday, 28 May 2024 - 00:00

Film "Vina: sebelum 7 Hari"Film "Vina: sebelum 7 Hari"

JAKARTA, REQnews - Kasus pembunuhan Vina Cirebon terus ramai diperbincangkan publik usai diadaptasi menjadi film berjudul "Vina: Sebelum 7 Hari".

Kini, rumah produksi Dee Company yang menggarap film tersebut berujung mendapat somasi. Dee Company didesak untuk segera menarik film "Vina: Sebelum 7 Hari" dari peredaran lantaran dinilai membuat gaduh.

Somasi terbuka untuk Dee Company tersebut dilayangkan oleh firma hukum THT Law Firm.

"THT Law Firm menghimbau kepada DEE Company untuk menarik Film Vina: Sebelum 7 hari dan menyampaikan klarifikasi disertai permintaan maaf kepada publik bahwa film Vina: Sebelum 7 tidak memiliki keterkaitan dengan penanganan perkara pidana atas kematian Vina Dewi a.k.a Vina Cirebon," tulisnya melalui unggahan di akun X politisi Hasbil Mustaqim Lubis, dikutip Senin, 27 Mei 2024.

Menurut firma hukum yang diwakili pengacara Mohamad Taufiqurrahman dan Taufiqurrahman itu, film "Vina: Sebelum 7 Hari" membuat pengusutan kasus kematian Vina Cirebon menjadi terganggu.

"Yang menjadi realitas hari ini seolah-olah proses pengungkapan perkara pidana termasuk penetapan tersangka berdasarkan tekanan opini masyarakat yang telah menyaksikan Film Vina : Sebelum 7 Hari," katanya.

Gara-gara film tersebut pula pengungkapan peristiwa pidana pembunuhan dilakukan hanya dengan berdasarkan keterangan Linda, sahabat mendiang Vina Cirebon, yang kerasukan arwah korban.

Padahal, pembuktian pidana seharusnya dilakukan berdasarkan bukti-bukti sah sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP.

"Dalam film tersebut diklaim berdasarkan kisah nyata, namun yang menjadi Ironis adalah sumber primer yang digunakan baik dalam memproduksi film maupun pengungkapan perstiwa pidana tersebut berdasarkan keterangan sahabat Vina a.k.a Linda yang konon dirasuki oleh Arwah Vina," lanjutnya.

Film karya sutradara Anggy Umbara tersebut dinilai telah menggiring opini masyarakat hingga beredar berbagai narasi hoaks tentang sosok pelaku yang sebelumnya DPO.

"Melalui film 'Vina: Sebelum 7 Hari' masyarakat kami duga digiring untuk melakukan pressure untuk menyelesaikan pengungkapan perkara pidana tersebut berdasarkan keterangan Linda," tandasnya.

Padahal dalam proses pengungkapan perkara pidana, kata dia, penegak hukum harus mampu bekerja dengan independen dan tanpa adanya tekanan serta intervensi dari pihak manapun, termasuk dari opini masyarakat.

 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.