Takut Iuran Tapera Berakhir Seperti Taspen dan Asabri, Said Iqbal: Uang Tentara Aja Dikorupsi, Apalagi Uang Kita!
JAKARTA, REQnews - Kebijakan iuran wajib Tapera bagi seluruh pekerja mendapat penolakan dari masyarakat. Penolakan juga datang dari Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.
Said Iqbal khawatir jika nasib Tapera akhirnya akan sama seperti Taspen hingga Asabri.
"BP Tapera ini kan gak jelas, dia jaminan sosial atau bantuan sosial?," kata Iqbal, dikutip dari kanal YouTube Metro Tv, Minggu, 2 Juni 2024.
"Kalo dia bantuan sosial, maka harus ambil dari pemerintah," lanjutnya.
Dia meragukan jika Tapera akan berfungsi seperti jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Terlebih, ada celah potensi munculnya tindak pidana korupsi pada Tapera seperti pada kasus Taspen dan Asabri.
"Kalo dia sistem jaminan sosial, ada tadi tiga bisa iuran, bisa pajak, bisa gabungan di antaranya keduanya, bisa tadi jaminan kesehatan, jaminan hari tua," kata Said Iqbal.
"Taspen aja...itu uang tentara loh, itu aja korupsi apalagi uang kita," sindirnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.