REQNews.com

Duh! Data Terkini DMFI Ungkap 6500 Anjing di Yogyakarta Dijagal Tiap Bulan untuk Dikonsumsi

The Other Side

Thursday, 12 December 2024 - 21:00

Ilustrasi perdagangan daging anjing (Foto:istimewa)Ilustrasi perdagangan daging anjing (Foto:istimewa)

JAKARTA, REQnews - Praktik penjagalan anjing untuk dikonsumsi masih saja marak terjadi di masyarakat, termasuk di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Data terkini komunitas peduli satwa Dog Meat Free Indonesia (DMFI) mencatat bahwa ada setidaknya 6.500 anjing di DIY yang dijagal setiap bulannya untuk dikonsumsi.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan 4 kali lipat dalam satu dekade terakhir.

"Sepuluh tahun lalu, waktu aksi Pedal Bareng, ada 1.400-an anjing yang dijagal tiap bulan. Saat ini, 6.500 anjing yang dijagal tiap bulannya,” ungkap Education Coordinator DMFI, Elsa Lailatul, dikutip dari Instagram @pandanganjogja, Kamis, 12 Desember 2024.

Tak hanya itu, Yogyakarta juga menjadi kawasan dengan konsumsi daging anjing tertinggi ketiga di Pulau Jawa, setelah Solo dan DKI Jakarta.

"Jogja sebagai kawasan dengan konsumen anjing tertinggi nomor 3 se-Jawa setelah Solo dan DKI Jakarta," lanjut Elsa.

Terkait hal ini, DMFI pun mendesak agar Pemda DIY segera mengesahkan Perda larangan perdagangan daging anjing, mengingat perdagangan ini tidak hanya kejam, tetapi juga berisiko memberi dampak negatif bagi kesehatan masyarakat.

Merespons desakan tersebut, Pemda DIY menyatakan dukungannya dan berencana mengusulkan regulasi tersebut ke DPRD DIY.

"Kita sounding ke dewan harapannya menjadi Raperda inisiatif DPRD DIY. Harapannya 2026 bisa menyusun naskah akademiknya karena anggaran 2025 kan sudah diketok ya," kata Yulia Hermawati dari Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.