Buntut Konten Diduga Hina Buruh Pabrik, Psikolog Lita Gading Ancam Laporkan Orangtua Arra ke KPAI
JAKARTA, REQnews - Psikolog Lita Gading ikut mengkritik aksi ibunda Arra, Mega Vallentina dan suaminya yang mengunggah konten Arra menghina buruh pabrik.
Lita Gading mengaku heran melihat bocah 5 tahun bisa memiliki pemikiran untuk menghina pekerja pabrik dan orangtuanya sama sekali tidak memberikan teguran.
"Orangtuanya malah ketawa dan malah merespons hal tersebut," ungkap Lita Gading, dikutip Selasa, 25 Maret 2025.
Lita pun menyarankan bahwa anak 5 tahun yang berucap seperti itu seharusnya diingatkan. Orangtua Arra juga seharusnya menyaring atau mengedit konten tersebut sebelum mengunggahnya.
"Harusnya sebelum memposting, harus memperhatikan dulu ada nggak bahasanya yang bikin resah? Ada nggak bahasanya yang menyinggung perasaan orang atau sebagainya? Harusnya orangtuanya yang ngontrol," kata Lita.
Psikolog tersebut juga menganggap jika unggahan orangtua Arra itu sebagai bentuk eksploitasi anak karena bisa menarik engagement.
Lita pun menyatakan tak segan melaporkan kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) jika Arra terus dijadikan bahan konten oleh orangtuanya.
"Sekali lagi ya, kalau sampe orangtuanya seperti ini terus, saya akan laporkan ke perlindungan anak. Ini sudah sebuah eksploitasi anak yang tidak benar," ujarnya.
"Apalagi untuk konsumsi publik dan untuk meningkatkan engagement-nya. Ini orang tuanya mau cari duit, tapi melalui jalurnya Arra. Anda mendapatkan uang dari Arra," lanjut Lita.
"Kalau mau meningkatkan follower Anda, ya pake nama Anda sendiri lah. Jangan pakai naa Arra, Arra 'dijual' untuk mendapatkan penghasilan untuk Anda," tegasnya.
Redaktur : Puri
Berita Terkait
Tidak ada berita terkait.
Berita Rekomendasi
Tidak ada berita rekomendasi.
