REQNews.com

Imbas Sebut 'Rakyat Tolol', Salsa Erwina Tantang Anggota DPR Ahmad Sahroni Debat Terbuka

The Other Side

Wednesday, 27 August 2025 - 20:30

Imbas Sebut 'Rakyat Tolol', Salsa Erwina Tantang Anggota DPR Ahmad Sahroni Debat Terbuka.Imbas Sebut 'Rakyat Tolol', Salsa Erwina Tantang Anggota DPR Ahmad Sahroni Debat Terbuka.

JAKARTA, REQnews - Anggota DPR RI Ahmad Sahroni baru-baru ini membuat publik geram lantaran pernyataannya yang dinilai merendahkan rakyat Indonesia. Sahroni menyebut rakyat tolol karena meminta DPR dibubarkan.

Imbas dari hal tersebut, seorang influencer yang dikenal cerdas dan berprestasi, Salsa Erwina pun turut mengungkapkan amarahnya terkait pernyataan Ahmad Sahroni.

Wanita lulusan terbaik UGM yang pernah menjuarai debat di Berlin pada 2012 silam itu pun menantang Ahmad Sahroni untuk melakukan debat terbuka.

Tantangan debat terbuka dari Salsa Erwina ini pun viral usai diunggah oleh banyak akun media social, salah satunya @kepointrending pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Dalam videonya, Salsa menilai apa yang dilontarkan Ahmad Sahroni adalah hal yang tak pantas. Pasalnya, para wakil rakyat mendapat gaji dan tunjangan dari pajak rakyat.

Salsa bahkan menyebut Shmad Sahroni sebagai "Karyawan Kita". Salsa Erwina Hutagalung pun menantang Ahmad Sahroni melakukan debat terbuka soal tunjangan DPR dan manfaatnya bagi kesejahteraan rakyat.

Salsa menyebut, di tengah kondisi negara yang alami defisit, masih mengalokasikan anggaran negara Rp9,96 triliun untuk DPR RI dalam APBN 2025.

Hal tersebut membuat rakyat mempertanyakan tentang pencapaian nyata para anggota DPR sejauh ini dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Salsa pun menantang Sahroni berdebat. Jika Sahroni kalah, maka tunjangan DPR harus digagalkan, sedangkan jika Salsa kalah, ia siap mendukung keberadaan tunjangan tersebut.

Dalam videonya, Salsa juga menyoroti ucapan Sahroni soal pentingnya menjunjung tinggi adat istiadat dan mempertanyakan maksud dari pernyataan itu.

"Adat bangsa Indonesia adalah solidaritas, kesejahteraan, dan kesatuan. Kalau ada yang menganggap korupsi dan maling uang rakyat sebagai bagian dari adat, itu jelas penyimpangan," sindirnya.

Tak sampai di situ, Salsa juga menyinggung soal akun media social Ahmad Sahroni yang hobi memamerkan gaya hidup mewah.

"Kalau sudah kaya raya dan menyebut diri sebagai 'crazy rich', mengapa masih mempertahankan tunjangan DPR yang bersumber dari pajak rakyat?" tegasnya.

Lebih lanjut, Salsa juga mengingatkan soal sejarah tahun 1998 agar para wakil rakyat tak lagi sombong dan abai.

"Diktator pun tumbang karena sombong dan abai. Jangan sampai wakil rakyat hari ini mengulang kesalahan yang sama," tandasnya. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.