REQNews.com

Viral Surat Pernyataan Program Makan Bergizi Gratis, Minta Ortu Siswa Tanggung Risiko Jika Terjadi Keracunan

The Other Side

Tuesday, 16 September 2025 - 22:30

Viral Surat Pernyataan Program Makan Bergizi Gratis, Minta Ortu Siswa Tanggung Risiko Jika Terjadi Keracunan. (Foto: Instagram)Viral Surat Pernyataan Program Makan Bergizi Gratis, Minta Ortu Siswa Tanggung Risiko Jika Terjadi Keracunan. (Foto: Instagram)

JAKARTA, REQnews - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah gencar dijalankan pemerintah lagi-lagi menuai cibiran.

Pasalnya, kali ini tiba-tiba viral surat pernyataan yang meminta orangtua siswa untuk menandatangani dokumen berisi risiko yang ditanggung jika anak-anak mengalami gangguan Kesehatan akibat memgonsumsi makanan MBG.

Surat tersebut viral di media social, khususnya di daerah Brebes, Jawa Tengah dan langsung menyita perhatian warganet.

Dalam unggahan yang viral, tampak dokumen resmi menggunakan kop surat Kementerian Agama. Dalam surat itu tertulis jika orangtua diminta menyatakan kesediaan atau penolakan anaknya mengikuti program MBG.

Namun yang mengejutkan, tertera daftar risiko yang mencakup sejumlah gangguan pencernaan seperti sakit perut dan diare, reaksi alergi, kontaminasi makanan akibat distribusi, hingga keracunan.

Bahkan, terdapat klausul kesediaan orangtua membayar ganti rugi sebesar Rp80 ribu jika tempat makan rusak atau hilang.

Tak ayal, surat pernyataan viral itu pun ramai dikritik warganet. Warganet tak habis pikir, program MBG yang seharusnya menjamin kesehatan dan gizi para pelajar, justru berujung membuat resah masyarakat.

Tak sampai di situ saja, ada pula surat perjanjian kerja sama antara penyedia makanan dan pihak sekolah. Dalam surat tersebut tertulis kewajiban pihak sekolah menerima paket makan bergizi dan membagikannya ke siswa. Jika terjadi kehilangan atau kerusakan alat makan, maka pihak sekolah dikenai biaya ganti rugi.

Sementara itu, terkait surat pernyataan viral tersebut, hingga kini belum ada klarifikasi lebih lanjut baik dari Dinas Pendidikan maupun Kementerian Agama terkait. 

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.