REQNews.com

Jadi Bacawapres Anies Baswedan, Cak Imin Malah akan Diperiksa KPK Terkait Korupsi Pengadaan Sistem Pengawasan TKI

News

Saturday, 02 September 2023 - 17:00

Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Istimewa)Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Istimewa)

JAKARTA, REQnews - Nama Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mendadak jadi sorotan publik Tanah Air usai disebut bakal menjadi Cawapres Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Namun di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru mengungkapkan soal kemungkinan bakal memeriksa Cak Imin terkait kasus korupsi pengadaan sistem proteksi tenaga kerja Indonesia (TKI) 2022.

Cak Imin bakal diperiksa selaku mantan Menteri Tenaga Kerja periode 2009-2014. Pasalnya, kasus tersebut terjadi di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) tahun 2012 silam.

Asep Guntur Rahayu, Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK mengungkapkan, pihaknya membuka opsi pemanggilan Cak Imin tersebut. Pemeriksaan tersebut berdasarkan laporan dan akan ditindaklanjuti.

"Jadi kita tentu melakukan pemeriksaan sesuai dengan tempus-nya (waktu kejadian, red), waktu kejadiannya kapan. Jadi kita dapat laporan dan laporan itu ditindaklanjuti kemudian disesuaikan dengan tempus-nya kapan. Kalau kejadiannya tahun itu ya siapa yang menjabat di tahun itu," ungkap Asep, dikutip Sabtu, 2 September 2023.

Lebih lanjut Asep mebambahkan, tak hanya Cak Imin, opsi pemanggilan juga ditujukan untuk semua pejabat di lingkungan Kemenaker saat terjadinya kasus dugaan korupsi tersebut.

"Semua pejabat di tempus itu dimungkinkan kita minta keterangan. Kenapa? Karena kita harus mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya," jelasnya.

Sementara itu, saat ini  KPK sudah menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi TKI di Kemenaker tahun 2012.

"Sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, setidaknya ada tiga orang," tambah Ali Fikri, Kepala Bagian Pemberitaan KPK.

Tiga tersangka tersebut, lanjut Ali Fikri, berasal dari dua ASN dan satu karyawan swasta. Untuk profil tersangka korupsi ini baru akan diungkap ke publik setelah proses hukum selesai.

Redaktur : Puri

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.