REQNews.com

3 TNI Pembunuh Imam Masykur Warga Aceh, Ternyata Sudah 14 Kali Lakukan Pemerasan

News

Tuesday, 31 October 2023 - 11:00

Tiga Oknum TNI Pelaku Pembunuhan Pemuda Asal Aceh Imam Masykur (Foto:Istimewa)Tiga Oknum TNI Pelaku Pembunuhan Pemuda Asal Aceh Imam Masykur (Foto:Istimewa)

JAKARTA, REQNews - Terungkap dalam sidang perdana tiga prajurit TNI terdakwa pembunuh warga sipil asal Aceh, Imam Masykur, mereka telah melakukan pemerasan terhadap pedagang toko kosmetik di Jabodetabek sebanyak 14 kali.

Pemerasan dilakukan mereka dalam periode April 2022-Agustus 2023 dan berhasil mengumpulkan uang senilai Rp151 juta.

Toko kosmetik yang diperas adalah toko yang menjual obat-obatan Golongan G (obat keras harus disertai resep dokter), termasuk Tramadol, secara ilegal.

Kios yang diperas ada di daerah di Tangerang (empat kali), Bekasi (dua kali), Jakarta Timur (dua kali), Jakarta Utara (dua kali), Jakarta Selatan (dua kali), dan Depok (dua kali).

Dalam sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Jakarta, Senin 30 Oktober 2023, Oditur Militer Letkol Chk Upen Jaya Supena mengatakan Praka Riswandi Manik (Terdakwa 1) menjadi pelaku yang pertama kali memeras para pedagang.

Lalu Praka Heri Sandi (Terdakwa 2) bergabung, lalu Praka Jasmowir (Terdakwa 3) mulai ikut komplotan itu pada Oktober 2022.

"Sejak April 2022 sampai dengan 12 Agustus 2023, Terdakwa 1 pernah menggerebek toko obat sebanyak 14 kali, di mana tiap bulannya Terdakwa 1 dua kali menggerebek toko obat bersama Terdakwa 2, selanjutnya pada Oktober 2022 Terdakwa 3 mulai bergabung dengan Terdakwa 1 dan 2," kata Upen Jaya di Jakarta, Senin.

Beberapa saat sebelum menemui ajal, Imam Masykur mengeluhkan jantungnya berdetak cepat dan disertai sesak napas. Tidak lama kemudian dia terdengar seperti orang yang mengorok dan dia meronta-ronta seperti orang kesurupan. Lalu tidak ada suara lagi dari belakang mobil.

Praka Riswandi Manik kemudian meminta Khaidar mengecek kondisi Imam Masykur, dan Khaidar mengatakan Imam Masykur tidak bernyawa. Pelaku kemudian membuang jasad Imam Masykur di Purwakarta, dan Khaidar diturunkan di sekitar Cikeas.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.