REQNews.com

Heboh, Anggota DPRD Sulsel Ajak Buka Puasa dengan Babi Guling, Begini Pembelaannya

News

Thursday, 21 March 2024 - 12:30

Ilustrasi Berbuka Puasa (Foto:Istimewa)Ilustrasi Berbuka Puasa (Foto:Istimewa)

MAKASSAR, REQNews  - Anggota DPRD Sulsel Fraksi Golkar asal Toraja, John Rende Mangontan (JRM), buka suara soal viral ajakannya buka puasa bareng dengan gambar babi guling. Ia mengklarifikasi unggahannya yang mengandung SARA di grup WhatsApp pada Senin 18 Maret 2024 sore.

Unggahan JRM tersebut berupa pesan ajakan berbuka puasa dengan gambar babi guling yang kemudian memicu ketidaknyamanan dan protes berbagai pihak.

JRM berdalih bahwa postingan itu hanya di kalangan internal dan hanya bawaan bercanda.  

Selain itu, yang dibahas baik polling dan survei Pilkada di grupnya yang berisi tujuh orang.

"Candaan itu cair, dan hidup. Lalu saya kirim babi guling dan tulis buka puasa. Tapi tidak ada bahasa saya tentang saudara saya Muslim, karena puasa dikenal dan dilaksanakan juga di Agama Kristen, apalagi dalam suasana menyambut Paskah," katanya secara tertulis dikutip, Kamis 21 Maret 2024.

JRM menjelaskan dalam Agama Kristen juga menjalankan puasa, apalagi menyambut Hari Paskah dikenal puasa 40 hari di mulai 14 Februari-30 Maret 2024.  

Dan paling tertib melaksanakan adalah umat Katolik dan Pantekosta, sedangkan Protestan juga banyak melaksanakan, ada pula laksanakan puasa per pekan dan bulanan

Pihaknya tidak ada maksud menyinggung perasaan Muslimin dan itu murni candaan.  Tetapi, dalam diskusi di grup WA tersebut ada anggota muncul lalu marah, padahal tidak mengikuti percakapan di awal yang berujung candaan, lalu tiba-tiba muncul kemudian langsung marah.

"Saya menjawab, kalau tersinggung saya minta maaf. Tapi jujur, saya tidak ada niat ke situ? Dan ingat, puasa bukan cuma kaum Muslimin, tapi di Kristen juga apalagi dalam suasana menyambut Paskah ini banyak orang Kristen puasa menyambut Paskah," katanya lagi.

"Selain saya jelaskan dalam group WA, saya japri (jaringan pribadi WA) lagi, tujuannya agar beliau mengerti dan saat itu beliau sudah paham dan saya anggap clear (selesai)," ujarnya Anggota Komisi E DPRD Sulsel ini menambahkan.

Tak ingin memperkeruh suasana, JRM kemudian menyampaikan permohonan maafnya.

“Agar tidak diperpanjang dan dalam menyambut bulan suci Ramadaan dan menyambut Paskah, saya secara pribadi mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya yang membuat saudara dan orang tua saya, kaum Muslim memunculkan amarah pada saya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Tana Toraja KH Zainal Muttaqin menegaskan saat ini pihaknya sudah menerima laporan soal ajakan buka puasa dengan babi guling tersebut.

Menurutnya, agar tidak mebjadi bola liar di masyarakat. Untuk itu, pihaknya telah mengambil sikap atas kasus tersebut. 
"Sikap MUI dengan tegas sekali, kita menyayangkan bahwa itu sangat tidak bijaksana dan itu bisa memicu terjadinya konflik," papar Zainal.

Selain itu, MUI Sulsel menuntut JRM meminta maaf kepada umat Islam secara terbuka, sebab tidak hanya MUI tapi umat Islam bisa tersakiti bukan hanya di wilayah Toraja, namun daerah lainnya juga.

 

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.