REQNews.com

10 Tahun Diteror, Nimas Akhirnya Lega Adi Pradita Ditangkap Polda Jawa Timur

News

Sunday, 19 May 2024 - 21:00

Adi Pradita, teman SMP Nimas Surabaya yang menerornya selama 10 tahun (Foto:Istimewa)Adi Pradita, teman SMP Nimas Surabaya yang menerornya selama 10 tahun (Foto:Istimewa)

SURABAYA, REQNews - Viral kisah seorang wanita asal Surabaya bernama Nimas Runeh Sabella Sutopo diteror seorang pria selama 10 tahun. Kini Nimas lega karena pelaku ditangkap Polda Jawa Timur.

Adi Pradita pelaku teror ditangkap oleh Polda Jawa Timur  di rumahnya pada Sabtu 18 Mei 2024 tanpa perlawanan.

Nimas mengaku 10 tahun diteror hingga dihancurkan mentalnya. Meski lega pelakunya ditangkap, namun hati kecil Nimas masih kesal lantaran melihat tak ada raut wajah penyesalan pada Adi Pradita.

Dalam video penangkapan terlihat Adi yang mengenakan kaos warna cokelat dan celana hitam tertunduk sebelum memasuki kantor polisi.

Namun saat dirangkul penyidik, Adi tiba-tiba menunjukkan senyumannya di depan awak media.

"Baru ini yang bisa kulakukan untukmu Nimas," tulis Kepala Divisi Kejahatan Siber Polda Jawa Timur, Prabu Abimanyu dalam unggahannya di Twitter (X), Sabtu 18 Mei 2024.

Nimas rupanya masih dendam dengan apa yang telah diperbuat Adi selama 10 tahun mengganggu kehidupannya.

"Nunduk aja rek, kalau ngelecehin aja cepet," kata Nimas emosi.

Kendati masih kesal, Nimas bersyukur karena akhirnya Adi ditangkap pihak kepolisian.

"And yess, seseorang yang udah ngasih aku penderitaan selama 10 tahun pun ketangkap. Terima kasih buat Pak @prabu_abimanyu , proud of ke sat set an nya," ujar Nimas.

Usai penangkapan, pihak kepolisian akan melakukan pemeriksaan terkait kejiwaan Adi.

"Fokus pertama adalah mengamankan pelaku agar tidak ada viktimisasi yang berulang lagi, lalu kami gandeng profesional di bidang kesehatan untuk melakukan observasi atau langkah lain untuk kebaikan masa depan Adi," ungkap Prabu Abimanyu dalam unggahannya.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Charles P Tampubolon mengungkapakn pihaknya langsung bergerak usai menerima laporan dari korban yakni Nimas.

"Setelah korban melaporkan kasus ini, kami langsung menelusuri jejak digital, identitas dan keberadaan AP (Adi)," pungkas AKBP Charles P Tampubolon.

Sebelumnya, kisah Nimas viral di linimasa gara-gara ia menceritakan penderitaannya selama 10 tahun diteror Adi Pradita.

Dalam akun Twitternya, @runeh_, Nimas menceritakan awal mula teror Adi Pradita.

Mulanya kisah tersebut berawal saat Nimas satu kelas dengan Adi di SMP negeri di Surabaya.

"BENER-BENER KUWESEL YA ALLAAHHH 10 TAHUN AKU DI OBSESI ADI PRADITA AREK SMPN 34 SURABAYA.

KONCO SAK KELAS SING NGIRO AKU BAPER AMBEK DE E PDAHAL AKU ANCEN EXTROVERT DAN PEDULI NANG AREK KELAS. KESEL DI GANGGU 10 TAHUN OREPKU,

(Benar-benar kesal ya Allah 10 tahun aku diobsesi Adi Pradita teman SMPN 34 Surabaya. Teman sekelasku yang mengira aku baper sama dia padahal aku ekstrover dan peduli sama semua teman kelas. Kesal aku diganggu 10 tahun," tulis Nimas.

Selama 10 tahun ini, Adi Pradita itu meneror Nimas dengan membuat ratusan akun Instagram dan Twitter.

Adi kemudian mengirimi foto alat vitalnya pada Nimas.

Menurut Nimas, dirinya sudah berusaha mengajak Adi Pradita untuk bicara baik-baik.

Namun teman sekelasnya itu tidak kunjung kapok bahkan sering mengancam akan bunuh diri.

Awal mulanya karena Nimas memberikan uang Rp5000 ke Adi.

Kala itu Nimas kasihan melihat Adi Pradita tidak punya teman dan jarang ke kantin.

Namun tak disangka, kebaikannya itu dianggap lain oleh Adi. Adi Pradita mengira kalau Nimas menyukai dirinya.

"Banyak yg tanya berawal dr apa? singkatnya gini. Adi itu anak pendiam, GAK PUNYA TEMAN BLAS & jarang ke kantin. Suatu hari aku tanya "Di, gak ke kantin a?" dia jwb "Gak nim gak sangu." aku kasih 5rbbuat dia makan.

Aku cuma kasih kamu uang 5000 di, kamu kasih aku neraka 10 tahun," ucap Nimas emosi.

Redaktur : Desi

REQ Home
IFBC Expo Oktober 2025
REQcomm Strategic Consultant

Berita Terkait

Tidak ada berita terkait.

Berita Rekomendasi

Tidak ada berita rekomendasi.